6 Mitos Tentang Pengembangan Website Yang Tidak Boleh Anda Percaya Lagi

Baik Anda seorang wirausahawan yang ingin membuat website baru atau merek yang sudah terkenal dan ingin mengubah website Anda yang sudah ada, Anda mungkin sudah tahu bagaimana sulitnya membuat website.

Tapi jika Anda berada pada asumsi yang salah, maka hal tersebut akan makin sulit lagi.

Jika Anda termasuk yang mempercayai mitos ini, jangan merasa bersalah. Anda tidak bodoh, tapi “mereka” yang bodoh. Siapa “mereka” itu? Mereka adalah para amatir dengan pengetahuan setengah matang tentang membuat sebuah website.

Berikut ini adalah 6 mitos salah tentang pengembangan website yang tidak boleh Anda percaya lagi.

Mitos 1 : Anda dapat menghemat biaya dengan membuat website Anda sendiri

Jika Anda berpikir membuat website Anda sendiri dapat menghemat biaya atau uang Anda, pikirkan lagi. Website Anda akan selalu terlihat lebih profesional dan memiliki dampak yang lebih kuat pada pengunjung jika dibuat oleh pembuat website yang profesional. Hal ini juga akan memberikan ROI atau Return of Investment) atau keuntungan / profit untuk bisnis Anda dalam jangka panjang.

Percayalah, jumlah investasi yang Anda lakukan untuk membuat website dengan profesional pada akhirnya akan menghasilkan lebih banyak pendapatan dan tidak akan sesakit hati jika Anda membuatnya sendiri.

Ini alasannya:

Membuat website memerlukan pengetahuan

  • Membuat website memerlukan pengetahuan yang kuat tentang praktek dan teknis tentang website. Tidak mungkin bagi Anda sebagai pengusaha atau manajer, untuk sepenuhnya dapat menguasai hal tersebut. Serahkan pekerjaan teknis tersebut kepada para profesional, dan Anda dapat fokus membangun bisnis Anda, pangsa pasar dan meningkatkan laba Anda.
  • Agensi yang baik dan desainernya akan meluangkan waktu untuk mengerti demografi pelanggan ideal Anda, merencanakan dan melakukan hal-hal dasar website. Mereka akan mengetahui strategi yang tepat untuk membuat website Anda melakukan apa yang website Anda inginkan untuk dilakukan, misalnya menjual.
  • Sebuah agensi yang menawarkan solusi pemasaran online yang terintegrasi juga dapat membantu Anda dengan kegiatan lain di luar pengembangan website, misalnya, kemampuan untuk mensinkronisasikan website Anda dengan sosial media Anda. Hal ini sangat penting dalam kompetisi bisnis dan optimasi SEO.

Anda perlu melakukan riset ketika memilih agensi website Anda. Ajukan pertanyaan, seperti apah mereka dapat memberikan bantuan dengan optimasi SEO dan pemasaran konten untuk merek atau bisnis Anda. Lihat apakah mereka menawarkan layanan perawatan / pemeliharaan atau purnajual yang berkelanjutan, sehingga Anda tidak akan terjebak dengan website yang Anda tidak tahu bagaimana mengelolanya di masa depan.

Singkatnya, cari agensi yang memberi Anda website yang menawarkan beberapa layanan dan akan memberikan bantuan setelah website selesai.

sumber gambar: Hashtag17

Mitos 2 : Website tidak perlu dioptimalkan untuk perangkat seluler

Sepertinya mitos ini seharusnya tidak lagi dipercaya, dengan penggunaan smartphone / ponsel pintar yang membuat hidup Anda lebih cepat saat bepergian, banyak orang menelusuri website dengan browser pada ponsel mereka. Maka dari itu, sangat penting memiliki website yang responsif di semua perangkat, dan kompatibel dengan browser pada semua perangkat.

Menurut laporan oleh StatCounter, penggunaan internet seluler melampaui penggunaan internet pada desktop untuk pertama kalinya pada tahun 2016. Anda tidak dapat mempercayai mitos ini lagi karena:

  • Tujuan pelanggan yang memasuki website Anda melalui seluler sangat berbeda: mereka umumnya mencari informasi cepat dan memiliki dorongan untuk membeli lebih cepat. Sebuah survei oleh ING di 13 negara Eropa menunjukkan 42% pembeli dari smartphone melakukan pembelian secara impulsif atau tanpa berpikir panjang.
  • Mengoptimalkan website Anda untuk perangkat seluler memberi pengguna Anda UX atau User Experience (pengalaman pengguna) yang baik karena mereka dapat menjelajahi website Anda dengan nyaman saat berpergian.
  • Jika website tidak responsif, rasio bounce (pentalan) Anda akan meningkat yang mengakibatkan penurunan peringkat mesin pencari Anda.

Website seperti Vira Jaya Computer (viraindo) adalah contoh website yang non-responsif dan tidak nyaman untuk dilihat pada perangkat seluler. Website seperti ini akan membuat pelanggan Anda lari.

Mitos 3 : Menulis konten untuk website Anda itu mudah

Banyak orang yang meluncurkan website nya menunda membuat kontennya. Hal ini disebabkan karena mereka menganggap membuat konten itu mudah dan dapat dikerjakan oleh penulis yang murah. Konten website adalah sesuatu yang paling memikat atau menarik pelanggan. Seharusnya dikerjakan sejak awal, bukan akhir.

Berikut beberapa alasannya:

  • Pemasaran konten memberikan Anda pemahaman tentang target audiens dan pesaing Anda. Hal ini juga membuat Anda mengidentifikasi keunggulan utama Anda, perbedaan harga, dan nilai kesuluruhan Anda
  • Konten yang mengesankan sulit untuk ditulis dan membutuhkan waktu. Anda juga tidak boleh berasumsi jika Anda menyewa seorang penulis, mereka akan dapat menulis hal yang tepat atau benar pada percobaan pertama. Hal ini disebabkan mereka memerlukan pengenalan atau pemahaman yang kuat tentang Anda atau bisnis Anda.
  • Konten website harus mengoptimalkan keyword (kata kunci), ditulis dengan baik, memberi nilai yang baik dan memiliki call to action (CTA) atau ajakan untuk bertindak yang kuat. Hal ini bukan sesuatu yang dapat dikerjakan terburu-buru atau area dimana Anda menghemat biaya.
  • Jangan meremehkan berapa lama bagian “Tentang” yang terlihat mudah dibuat. Memiliki strategi konten sama pentingnya dengan sitemap (peta situs).

Mitos 4 : Menambah fitur akan menambah kunjungan dan pelanggan

Banyak yang percaya bahwa memiliki banyak fitur pada website akan memberi mereka lebih banyak pelanggan. Namun sebaliknya, Anda malah mungkin membuat mereka kebingungan tentan apa yang Anda tawarkan.

Kenapa memiliki fitur lebih banyak malah merugikan? Ini sebabnya:

  • Kejelasan sebuah website akan terganggu ketika Anda menambahkan fitur yang tidak diperlukan. Pada akhirnya, dapat menyebabkan pelanggan Anda pergi dari website Anda dan pindah ke kompetitor. Anda malah menambahkan pekerjaan untuk fitur-fitur yang berlebihan atau tidak penting, dan malah mengganggu bisnis Anda.
  • Yang terbaik adalah tetap simple (sederhana). Beberapa fitur akan cukup, asalkan pelanggan mendapat gambaran yang jelas tentang produk Anda, cara kerjanya dan bagaimana produk tersebut dapat membantu atau menjawab masalah mereka.

Contoh website yang simple dan bebas gangguan adalah Donday’s Pheromone. Website desain mereka terlihat sederhana dan pesannya sangat jelas.

Mitos 5 : Memiliki website yang hebat sudah cukup untuk mendatangkan pengunjung

Banyak orang yang memiliki kesalahpahaman bahwa membuat website yang menarik sudah cukup untuk mendatangkan pengunjung. Meski desain tidak boleh diremehkan, ada faktor-faktor lain yang perlu Anda pikirkan untuk meningkatkan kunjungan dan konversi website.

Contohnya

  • Memilih dan membeli nama domain yang baik dan sesuai
  • Tempat hosting website Anda
  • Aksebilitas website Anda
  • Kualitas konten
  • Penelitian keyword (kata kunci)
  • SEO (Search Engine Optimization atau optimasi mesin pencarian)

Menetapkan tujuan yang jelas dan terukur berdasarkan sudut pandang audiens Anda akan membantu Anda untuk melangkah lebih jauh. Memprioritaskan tujuan-tujuan ini juga akan sangat membantu strategi pemasaran website Anda. Ingat, desain yang baik bukan satu-satunya hal yang dibutuhkan website Anda.

Mitos 6 : Setelah selesai membuat website, saatnya untuk beristirahat

Website dan paska pembuatan website seringkali dilupakan. Anda harus ingat, bahwa pengembangan website Anda dalah proses yang berkelanjutan. Jika Anda berpikir meluncurkan sebuah website adalah sesuatu yang sulit, maka hal itu hanya permulaan.

Perbarui website Anda secara konstan, evaluasi, optimalkan dan buat penyesuaian sesuai dengan konten dan tata letak berdasarkan data website Anda. Anda perlu terus mengerjakan ini selama website Anda berjalan (live).

Faktor penting yang perlu dipertimbangkan adalah keamanan website Anda. Percobaan hacking (peretasan) biasanya dilakukan oleh hacking bot (bot peretas) secara otomatis. Bot peretas secara otomatis mencari kerentanan website-website. Sebuah survei menunjukkan 41% peretasan disebabkan oleh kerentanan pada platform hosting.

Kami merekomendasikan hal berikut untuk meminimalkan serangan:

  • Host website Anda dengan hosting terkenal. Gunakan dedicated hosting jika memungkinkan.
  • Cadangkan data Anda secara berkala.
  • Gunakan nama pengguna (username) dan kata sandi (password) yang kuat. Hindari menggunakan ‘admin’ sebagai nama pengguna Anda.
  • Jika Anda menggunakan CMS (misalnya wordpress), selalu perbarui website dan modul-modul website Anda, karena pembaruan tersebut biasanya juga termasuk menutup celah keamanan.
  • Batasi jumlah percobaan atau upaya login.

Kesimpulan

Membuat website memerlukan pemikiran strategis dan pengetahuan mendalam tentang industri website dan tren pasar. Untuk menarik pengunjung dan memberikan bisnis Anda pangsa pasar sebaik mungkin, jangan percayai mitos diatas. Sekarang saatnya Anda untuk melihat fakta dan realitas aktual pembuatan website, dan mengambil langkah terbaik.

Desain website yang efektif akan terus berevolusi secara konstan, bersamaan dengan browser, dan perangkat web, jadi luangkan waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk mengoptimalkan website Anda dan pastikan hal tersebut memberikan pengalaman terbaik untuk pengunjung website Anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *